Saturday, October 4, 2014

Jangan Ganggu Aku

Aku harus ganti nomer hp lagi sekarang...dia menerorku dengan pencitraan yang dia lakukan...keberadaannya di sini benar-benar mengganggu hidupku...dia menghubungiku lagi dengan berbagai cara yang tak aku sukai...dia menghubungiku hanya untuk berbagai kepentingan pribadinya...dia datang kembali setelah bertahun-tahun dia menyakitiku, membuat hatiku hancur, meninggalkanku penuh luka.
Aku selama ini berusaha menyembuhkan lukaku sendiri dengan bantuan Allah, keluarga dan sahabat-sahabatku. Di saat aku berjuang keras menahan amarah, menahan tangisan karena luka ini, aku harus sendiri mengurus di pengadilan dan dia hanya mengantarku ke pengadilan untuk pertama kalinya dan menyuruhku mengurus semuanya. Dia dimana? Panggilan berkali-kali untuknya dan keluarganya hanya sia-sia, tak dipedulikannya. Di saat itu apa yang dia lakukan? Dia hanya jadi seorang pengecut, bersembunyi di balik keluarganya, dia benar-benar tidak peduli, setidaknya berbuat baiklah untuk saat-saat terakhir, untuk perpisahan ini agar aku sedikit bisa melupakan salahnya tapi tidak dengan yang dia lakukan. Dia meninggalkanku penuh luka tanpa memberi sedikit obat untuk luka yang dia torehkan. Aku kesusahan untuk menghilangkan kebencianku kepadanya, dialah yang menghancurkan masa depanku juga kebahagiaan aku dan keluargaku. Dia menginjak-injak harga diriku dan keluargaku. Bagaimana aku tidak marah dengan yang dia lakukan? Aku mencoba menahan emosi itu, aku berusaha melawan amarah yang ada di hatiku. Rasanya aku ingin katakan kepada dunia, dia adalah orang terjahat yang pernah aku temui di dunia ini. Aku menangis bukan karena aku kehilangan dia...tidak...aku menangis karena aku begitu bodoh, ceroboh mempercayai dia, aku menangis karena aku membiarkannya menyakiti aku dan keluargaku begitu dalam. Aku menangis, ingat Allah yang begitu sayang banget kepadaku....Allah tak ingin aku terluka lagi...
Aku berusaha ikhlas dan memaafkan semua kesalahan yang dia lakukan. Aku mencoba untuk menghilangkan kebencianku kepadanya. Tapi setelah 2 tahun lebih berlalu, setelah aku bisa bangkit lagi menyembuhkan lukaku, aku optimis dengan harapan masa depanku, mengubur masa lalu kelamku, dia malah datang lagi seolah tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya. Dia menghubungiku tanpa rasa bersalah, menggangguku lagi. Please, pergilah dari hidupku dan jangan mempersulit aku lagi agar aku bisa ikhlas memaafkanmu. Tolong mengertilah bahwa tidak mudah buat aku menjalani ini semua, menghapus kebencian, menyembuhkan luka, dan aku masih harus berjuang dengan menyandang 'status yang kurang enak didengar di telinga' ini di usia muda. 

0 comments:

Post a Comment

 
may2sdiary Design by: Yanmie at Permata Hatiku