Hari Pertama
Haid Terakhir (30 Juni 2015)
Hari ini aku haid lagi setelah beberapa bulan sebelumnya aku berharap aku
tidak mendapatkan haid. Aku dan suami sedang menunggu kehadiran sang buah hati
sejak pernikahan kami tanggal 22 Maret 2015. Kami berharap Allah mudahkan
semuanya. Aku haid dari tanggal 30 Juni sampai tanggal 7 Juli 2015. Kemudian beberapa hari
setelahnya kami mudik lebaran ke Wonogiri. Suamiku diam-diam berdoa khusyuk
tanpa sepengetahuanku, memohon kepada Allah agar kami segera dikaruniai seorang
bayi. Sedang aku, berusaha berdoa dan berserah pada apa yang ditetapkan Allah untuk kami.
Aku berusaha enjoy walaupun beberapa orang tak jemu menanyakan padaku sudah
hamil atau belum.
Liburan Lebaran
Tanggal 22 Juli 2015 aku, suami, bapak-ibu dan adikku pergi piknik ke
pantai di daerah Gunung Kidul (Pantai Baron, Kukup, Indrayanti). Perasaan
bahagia menyelimuti hatiku dan suami. Terima kasih atas anugerah yang telah
Allah berikan pada kami. Kami dikelilingi keluarga yang baik. Alhamdulillah.
Tanggal 23 Juli 2015 bercak darah muncul. Aku pikir aku akan segera haid.
Namun sampai tanggal 30 Juli 2015 haid tak kunjung datang padahal saat itu aku
merasakan kram di perut seperti tanda-tanda datang bulan. Aku berdoa semoga
haid tidak datang dan aku hamil.
Akhir Juli kami ke Bandung menghadiri pernikahan adik suami. Alhamdulillah
pernikahannya berjalan lancar dan kemudian kami pulang menuju Lampung dan
bersiap untuk bekerja lagi.
Tanda-Tanda Kehamilanku
Sampai bulan Agustus 2015 haid tidak datang. Pada suatu malam aku sempat
bermimpi aku hamil. Ketika aku terbangun aku berdoa semoga mimpi ini benar
menjadi nyata dan kemudian aku ceritakan kepada suamiku. Pertengahan bulan
Agustus mengingat haid yang tak kunjung datang, kami putuskan untuk membeli testpack dan Alhamdulillah dari hasil testpack
muncul 2 garis (tetapi yang satu berwarna merah muda). Aku masih bingung apakah aku hamil atau tidak. Aku berusaha
mengontrol diriku dan berkata dalam hati, semoga memang benar aku sedang hamil.
Jika memang iya, maka aku memohon agar Allah menjaga kandunganku. Aamiin.
Tanggal 28 Agustus 2015 mulai aku merasakan linu pada payudara, pegal linu,
sakit punggung, kembung, kelelahan dan sering kentut-kentut. Tanggal 2
September 2015 perutku terasa kencang, payudara mulai membesar dan aku mulai
mengalami kenaikan berat badan. Tanggal 26 September 2015 aku dan suami pergi
ke bidan dekat rumah dan saat itu bidan bilang aku sedang hamil tapi masih
kecil banget usia kandungannya. Mengingat tempat kerjaku dengan rumah agak jauh
dan naik motor untuk ke sana, aku berusaha menguat-nguatkan dedek bayi yang ada
dalam kandunganku, “dedek yang kuat ya”.
Tanggal 24 Oktober 2015 berat badanku 43 kg (naik 2 kg dari sebelum hamil).
Aku masih merasakan pegal linu ditambah
sakit kepala, sakit leher dan mulai jerawatan. Aku mengalami kesusahan makan
tetapi terkadang tiba-tiba muncul rasa pengen banget makan sesuatu yang aku pengenin. Apakah aku mulai merasakan yang disebut
orang-orang dengan mengidam?....Biasanya pengen banget minum kelapa muda, makan steak, sop, bakso tapi kesusahan makan makanan padang, telur, ikan laut.
Tanggal 20 November berat badanku naik lagi menjadi 45 kg. Alhamdulillah.
Baik-baik ya dedek...love you..Aku sering sekali bermimpi dedeknya perempuan
tapi suami kalau liat mainan anak pasti kepengen beli mainan anak cowok, sering bilang nanti
dedeknya dibeliin ini ya. Terus aku bilang kan belum tentu dedeknya cowok tapi
suami sepertinya punya feeling anaknya cowok deh...
Beberapa teman di kantor sering bilang, kayaknya anaknya cowok deh. Mereka
melihat dari berbagai sudut pandang, ada yang melihat bentuk perutku besarnya
maju ke depan bukan menyamping. Ada yang melihat ketika anak perempuan temenku
yang tidak mau aku gendong lagi setelah aku hamil. Ada yang melihat ketika anak
laki-laki temenku yang nempel terus sama aku waktu ketemu aku. Entahlah aku
sendiri malah nggak tau cuma kalau inget mimpi itu sepertinya anaknya cewek.
Cowok ataupun cewek semuanya terbaik yang diberikan Allah untuk kami. In syaa
Allah....^_^.
Awal januari aku dan suami sibuk jalan-jalan. Banyak pengeluaran di bulan
ini tapi in syaa Allah memang kebutuhan yang harus kami beli dan semoga
berkah..Aamiin. Tanggal 3 Januari 2016 berat badanku naik menjadi 46
kg...Alhamdulillah. Mulai tanggal 7 Januari dedek bayi dalam perut banyak
geraknya. Alhamdulillah merasakan kebahagiaan bisa hamil dan merasakan gerakan
dedek bayi. Baik-baik ya sayang....
Acara FGD di Bandung
Tanggal 21 Januari 2016, aku dan suami ke Bandung karena aku dapat tugas
dari kampus untuk FGD dengan dosen-dosen TG dan GL di ITB. Kami naik bus damri
royal. Alhamdulillah busnya nyaman. Hari Jumat, 22 Januari 2016 kami sampai
Bandung kemudian menuju apartemen menemui keluarga suami. Kami sarapan bersama
kemudian kami bergegas ke Cimahi. Aku, suami, Umi, Bapak dan istri adik suami
pergi bersama karena banyak agenda ke Cimahi. Umi mengantar aku dengan istri
adik suami yang sedang hamil juga ke puskesmas Cimahi. Ini adalah kedua kalinya
aku periksa kehamilan dan terus berdoa semoga semua sehat-sehat. Alhamdulillah
tekanan darah normal 100/70, Hb 11.1, detak jantung bayi cepet dan perlu
istirahat saja karena kecapekan. Setelah membayar pajak motor, aku dan suami
bergegas ke P3GL, kantor teman kami untuk berbincang-bincang. Alhamdulillah
seneng bisa ketemu. Pukul 17.00 kami pergi ke Hermina Pasteur untuk pertama
kalinya periksa dedek ke dokter kandungan. Antrinya lumayan banyak dan aku baru
dipangil pukul 18.30. Ada rasa deg-degan pertama kali mau di USG tapi aku yakin
bahwa Allah Maha Pemberi yang terbaik. Ketika ditimbang, berat badanku naik
lagi menjadi 47.5 kg. Dokter Evi nama dokter kandungan yang memeriksaku, beliau
sangat baik. Ketika dilihat pakai USG, alhamdulillah semua baik-baik, berat
dedek 1.03 kg. Dedek di dalam sehat, sempurna. Ketika aku tanyakan jenis
kelaminnya, dokter Evi menjawab in syaa Allah laki-laki. Terima kasih Ya Allah.
Dari USG, terlihat sekali bayinya mirip banget sama suami. Lucu sekali. Suamiku
senyum-senyum bahagia melihat dedek dalam perut. Dokter memberi vitamin DHA
untuk kecerdasan dedek bayi. Di Hermina, biayanya tidak mahal, sekitar 331ribu
sudah ditambah vitamin. Setelah dari Hermina, kami menuju hotel Sawunggaling
untuk check ini karena dapat jatah menginap di hotel dari kantor. Setelah check in, kami ke apartemen menemui Umi
dan keluarga. Besok pagi Umi dan keluarga berangkat ke Malaysia. Semoga
perjalanannya lancar. Aamiin.
Tanggal 23 Januari 2016 aku dan suami menikmati sarapan pagi di
Sawunggaling Hotel. Alhamdulillah kenyang. Kemudian pukul 09.00 aku bergegas
mengikuti FGD dan berdiskusi dengan beberapa calon pengajar TG ITERA semester
ini. Setelah acara usai, aku dan suami menuju ke apartemen dan tinggal di sana
selama di Bandung.
Tanggal 24 Januari 2016 adalah momen yang membahagiakan buatku. Aku bisa
bertemu dengan Bu Ningsih dan dedek bayinya serta Teh Iim dan dedek bayinya.
Alhamdulillah bahagia bertemu mereka. Walaupun kami bertemu hanya 1 jam lebih
tapi setidaknya bisa mengobati kangenku dengan mereka. Malamnya aku dan suami
pulang ke Lampung.
Rutinitas
Kerja
Di saat kehamilan yang mulai membesar, aku dan suami masih disibukkan
dengan urusan kampus mulai dari mengurus dosen pengajar, mengajar, akreditasi
prodi, dan lain-lain. Sempat berkali-kali merasa kecapekan dan malas untuk
melakukan hal apapun tapi tanggung jawab rasanya membebaniku sehingga aku
putuskan, just do it...just do the best.
Setiap Senin-Jumat kami berangkat bekerja bahkan terkadang hari week end
kami ke kampus juga dan selalu aku usahakan untuk mengaji, sholat tahajud,
mengelus-elus dedek dan berkata dedek terus kuat ya nak. In syaa Allah kelak
dedek tumbuh jadi orang yang kuat, cerdas, taat sama Allah, dan berbakti sama
orang tua...Aamiin
Di saat aktivitas yang padat ini, aku pernah mengalami mulas dan kram di
perut di tanggal 6 Februari 2016. Saat itu aku tengah di kantor dan mengerjakan
tugasku. Aku kesusahan berjalan saat itu sampai aku sempat benar-benar khawatir
takut terjadi hal yang buruk.
Besoknya aku bed rest di rumah
dan suamiku menjadi orang yang sangat berjasa. Dia membantu pekerjaan
sehari-hariku. Dia yang mencuci dan menjemur pakaian, memijat punggung dan
kakiku, memasak dan menyiapkan makanan untuk kami. Dia memintaku untuk
istirahat total. Terima kasih suamiku.
Tanggal 9 Februari, sepulang kami dari kerja, kami menuju apotek K24 tempat
praktek dokter kandungan, dokter Heni. Setelah menunggu 1 jam, aku diperiksa
oleh dokter tersebut. Aku ceritakan keluhan yang aku alami. Alhamdulillah
ketika di USG, bayinya sehat, detak jantungnya bagus, air ketuban dan plasenta
baik, posisi kepalanya sudah di bawah, gerakan dedek bayi aktif dan dedek bayi
beratnya 1.2 kg. Naik 0.2 kg dari USG waktu di Bandung. Ketika aku menimbang
berat badan, Bbku naik menjadi 48.5 kg. Alhamdulillah. Dokter memberiku kalsium
agar pertumbuhan gigi dan tulang bayinya bagus. Kata dokter, bayinya laki-laki
dan wajahnya mirip denganku. Jadi bingung karena pas di Hermina, dedek mirip
abinya sedang pas di K24 mirip uminya. Lucu banget...Baik-baik ya sayang. Pemeriksaan
di K24 biayanya 407ribu sudah sama vitamin tambahan (kalsium). Beberapa hari
setelahnya, alhamdulillah aku semakin fit dan bisa aktif di kampus lagi.
Oh iya tanggal 7 Februari kemarin ada acara 7 bulanan di rumahku. Ibu dan keluarga
di rumah mengundang 80an orang ke rumah untuk berdoa dan makan-makan. Makasih
ibu dan bapak. Miss you all.
Pertengahan Februari aku masih disibukkan dengan borang akreditasi prodi
dan evaluasi diri prodi. Di akhir Februari aku beserta suami dan teman-teman
kerjaku dikarantina di Novotel Lampung selama 3 hari 2 malam untuk
menyelesaikan borang prodi. Aku berharap kerjaan ini segera selesai dan aku
bisa menikmati masa-masa kehamilanku dengan enjoy. Tapi ternyata kerjaan borang
ini tidak kunjung selesai (menunggu koreksi dan persetujuan dari pimpinan) yang
ternyata memakan waktu yang lama.
Tanggal 7 Maret, aku dan suamiku memutuskan untuk pergi ke dokter kandungan
di apotek K24. Agak terkejut karena tekanan darahku drop 80/70 sampai diminta
sama dokternya untuk tes hemoglobin. Berat badanku naik walaupun cuma 1 kg
menjadi 49.5 kg. Sewaktu di-USG, BB dedek bayi alhamdulillah naik menjadi 1,7
kg, plasenta dan air ketuban baik, detak jantungnya juga baik tapi posisi
kepalanya berbalik ke atas padahal bulan kemarin udah bagus di bawah. Dokter
bilang masih ada waktu untuk mengubah posisinya dan dibanyakin sujud. Semoga
bisa benar posisinya, jangan sungsang ya dedek. In syaa Allah ketetapan Allah
yang terbaik dan kami berpasrah dengan apa yang ditetapkan Allah untuk kami.
Beberapa minggu setelahnya aku dan suami ke klinik Kosasih untuk mengecek
tekanan darah dan hemoglobin. Hasilnya 110/70 dengan HB 10.7. Alhamdulillah
normal semuanya. Beberapa hari setelahnya aku istirahat di rumah dan banyak
makan sayur serta buah-buahan.
Cuti Hamil
Aku memutuskan untuk cuti hamil per tanggal 28 Maret 2016. Dengan
pertimbangan aku masih harus menyelesaikan pekerjaanku serta keinginan kami
untuk sit in kuliah Pak Sony tanggal
22 Maret 2016. Beliau adalah dosen pembimbing kami tercinta yang jauh-jauh dari
ITB dan akhirnya mau mengajar ke ITERA.
Tanggal 25 Maret 2016 surprise banget mahasiswa kami, TG 2013 main ke rumah
dan jeng jeng jeng ternyata memberi hadiah untuk calon debay kami.
Alhamdulillah. Kami pun malamnya diantar mereka menuju pul Damri (Hari itu
keberangkatan kami ke Bandung). Terima kasih banyak ya...^_^
Tanggal 26 Maret 2016 kami sampai Bandung dan menuju Gateway Ahmad Yani.
Hari ini agendanya beli bahan kain di Baltos dan ke BIP cari ikat pinggang. Aku
beli 2 kain untuk gamis dan abang beli 3 kain untuk celana (2 panjang, 1
pendek). Setelah itu kami ke food court Baltos untuk minum jus dan kemudian
menuju tempat berikutnya, BIP. Kami makan bakmi parahyangan di food court BIP. Setelahnya
kami membeli ikat pinggang untuk abang. Bandung memang kota paling ngangenin
yang penuh kenangan. Happy banget bisa jalan-jalan di sana.
Tanggal 27 Maret 2016 adalah hari kedua kami jalan-jalan di Bandung. Tujuan
pertama kami adalah ke Wiyata Guna untuk memberikan sesuatu kepada teman-teman kami
di sana. Kemudian lanjut ke Jalan Pasar Baru, ke tempat penjualan perlengkapan
bayi. Aku membeli beberapa perlengkapan untuk calon debay kami, mulai dari baju
sampai gendongan bayi. Tujuan berikutnya adalah ke toko jam tangan di Jalan ABC
daerah Pasar Baru. Alhamdulillah di sana bisa ganti batrei jam tanganku dan
bisa beli jam tangan untuk abang sama adikku. Abangku keliatan happy banget
bisa beli jam tangan multi fungsi (selain untuk waktu dan hari bulan tanggal, juga
untuk temperatur, ketinggian (sbg altimeter), tekanan (sbg barometer), serta
kompas....semoga jam nya berkah, abang....^_^.
Selanjutnya kelaparan menimpa kami...hehe...kami lanjut menuju ke black
romantic, Gelap Nyawang untuk makan di sana. Kami juga menyempatkan ke Salman
untuk sholat dan mampir ke Istek Salman dan alhamdulillah dapat jilbab besar
yang murah di sana..^_^
Hari semakin gelap, perjalanan kami lanjutkan ke Lavie (toko perlengkapan
bayi) untuk membeli keperluan yang kurang seperti termometer, deterjen baju
bayi, dll. Dan tujuan jalan-jalan terakhir untuk hari ini adalah ke Amanda
untuk membeli brownies, oleh-oleh buat keluarga dan saudara di Wonogiri.
Tanggal 28 Maret 2016 kami menuju Solo Balapan dengan kereta Lodaya Pagi.
Alhamdulillah walaupun banyak muter-muter tapi kerjaan abang beres yaitu
buat-submit abstrak penelitiannya ke konferensi bulan September nanti sekaligus
membimbing mahasiswa juga untuk submit di event tersebut. Walaupun penuh
perjuangan juga harus buka-buka laptop selepas jalan-jalan kemarin serta dalam
perjalanan kami naik kereta. Pukul 16.15 kami sampai di Solo dan senang
dijemput keluargaku. Makan malam kali ini adalah lesehan di pinggir jalan
Alun-alun Sukoharjo. Aku pesan ayam kampung bakar, teh hangat dan beli juga
susu murni rasa jahe.
Perjuangan selanjutnya adalah periksa debay ke klinik bersalin BUNAFSI,
Wonogiri ditemani seluruh keluargaku. Setelah antri cukup lama, namaku
dipanggil. Aku dan suami masuk ke ruang periksa. Alhamdulillah tekanan darah
normah 110/80, kepala dedek bayi udah di bawah, air ketuban dan plasenta baik,
serta BB dedek bayi 2,5 kg. Alhamdulillah banget...^_^... semoga bisa
melahirkan normal. Aamiin. Pukul 20.38 kami pulang. Welcome to the sweet home in Giritontro.
Menunggu Kelahiran Si Dedek Di Rumah
Hari ini tanggal 13 April 2015, UK dedek menurut HPHT memang sudah 40
minggu tapi menurut hasil USG UK dedek masih 36 minggu. Aku masih setia dan bersabar menanti
kelahiran si dedek. Semoga Allah memudahkan persalinannya...Aamiin. Dedek makin
kuat saja tendangan dan pukulannya. Lucu sekali. Nggak sabar pengen liat dan
gendong-gendong dedek bayi. Setiap pagi aku jalan pagi di jalan depan rumahku
bersama tetangga dan ibuku. Aku juga mempraktekan senam hamil dan ngaji agar
lahiran nanti berjalan lancar. Ada rasa deg-degan tak menentu dan berharap
semoga dimudahkan semuanya sama Allah. Mulai memikirkan untuk packing
perlengkapan yang dibutuhkan untuk dibawa ke RS tempat bersalin sehingga ketika
sewaktu-waktu sudah terasa mau melahirkan, tidak akan tergesa-gesa dan sudah
siap tinggal angkut tas yang sudah terisi perlengkapannya. Saat ada di sini, kangen tak menentu sama suami. Rasanya pengen ada di
dekatnya melewati masa-masa ini. Tapi harus bersabar nanti in syaa Allah akan ada
waktunya kami bersama-sama lagi.

0 comments:
Post a Comment