Wednesday, January 28, 2015

Cerita 10 Januari 2015

Alhamdulillah hari ini aku secara resmi dilamar oleh dia dan keluarganya. Mereka datang ke rumahku dengan begitu semangat padahal jarak yang ditempuh tidaklah dekat. Dia beserta uminya dari Bandung dan ayahnya dari Surabaya. Mereka begitu sungguh-sungguh mendatangi kami. Mereka membawa banyak hantaran makanan mulai dari makanan khas Aceh, brownies, kue-kue, minuman, sampai buah-buahan. Mereka begitu hangat kami sambut dan keakraban terjalin dengan begitu indah antara keluarga kami juga saudara dan tetanggaku. Kami makan bersama dan kami antarkan mereka pulang sampai ke Solo. Aku begitu bahagia dan aku lihat kebahagiaan besar di mata ayah, ibu, adik dan nenekku. Aku dulu pernah begitu sakit hati dengan yang terdahulu, keluargaku pernah begitu disakiti dengan yang dulu. Mungkin memang inilah cara Allah agar aku belajar. Allah mempertemukanku dengan orang yang salah yang meninggalkan banyak luka dan perih buatku dan keluargaku agar kami belajar dan lebih hati-hati lagi dalam menentukan pilihan. Maafkan dulu ayah, ibu dan adikku karena aku terlalu ceroboh menentukan pilihan. Sekarang, aku terus berusaha membahagiakan diriku, keluargaku dan semua di sekitarku. Kalian bisa lihat kami begitu bahagia. 
Alhamdulillah atas segala kenikmatan yang Allah berikan...Allah begitu menyayangiku, mendekatkanku dengan orang-orang yang sangat baik di sekitarku...aku merasa sangat bahagia....Alhamdulillah...

Dan ternyata nikmat Allah begitu luas...dan ternyata ada hikmah indah yang Allah siapkan untuk kita ketika kita lulus ujian yang Allah berikan. Aku sering menangis terharu bahagia. Bagaimana tidak?... Aku dulu pernah begitu terluka dalam, aku dicampakkan, aku dibuang, aku dikhianati, aku diperlakukan dengan tidak pantas, dan orang tuaku disakitinya. Aku pernah begitu merasa putus asa karena kesedihan yang begitu dalam. Dan kemudian Allah menyelamatkanku dari keterpurukan. Dukungan orang-orang sekitarku begitu menguatkanku, Hidup di dunia ini hanya sekali lalu kenapa kamu habiskan harimu dengan menangis dan meratapi kesedihan karena lukamu. Keluarlah dari zona kepedihan itu, masih banyak orang-orang yang menyayangimu. Bangkitlah dan berikan senyummu untuk orang-orang yang terus mendukungmu untuk kokoh menghadapi terjangan badai hidupmu. Ingatlah bagaimana orang tua bersusah payah membesarkan dan mendidikmu untuk menjadi orang yang sukses dan bahagia. Dan aku katakan kamu harus kuat, ges. Aku akan berjuang untuk membahagiakan orang tuaku dan  orang-orang di sekitarku. Keyakinan membuncah begitu besar, Allah pasti menyiapkan skenario indah buatku.
Kalau yang dulu aku bertemu dengan orang-orang yang jahat padaku pasti suatu saat Allah akan memberikan orang-orang yang sangat baik kepadaku, Itu karena agar nantinya aku lebih bersyukur, lebih merasakan nikmat yang Allah berikan.
Dan Allah dengan kuasanya membuat semuanya indah. Kini kesedihan itu mulai terganti dengan kebahagiaan....aku dirangkul erat oleh mereka, Mereka datang membawa banyak cinta untukku dan keluargaku. Cinta itu membuatku dan keluargaku merasa sangat bahagia. Aku sangat bersyukur bertemu dengannya dan keluarganya. Mereka sangat baik kepadaku dan keluargaku. Aku selalu dipeluk dan dicium sama Uminya setiap kami bertemu. Rasanya aku mau nangis saat itu karena aku terharu bahagia. Rasanya aku mau bilang, terima kasih sudah mau menerimaku yang penuh kekurangan ini, terima kasih telah memberikan cinta untukku. Dan aku katakan aku begitu menyayangi kalian semua. 
Alhamdulillah terima  kasih Ya Allah...

0 comments:

Post a Comment

 
may2sdiary Design by: Yanmie at Permata Hatiku