Hari
berlalu begitu cepat...tak terasa udah di awal bulan Agustus 2013 dan
tesisku pun belum kelar aku perjuangkan...ayo semangat... beberapa hari
yang lalu sempat mendapat dorongan dan motivasi untuk lanjut S3
lagi...hua ada perasaan pengen tapi ada beratnya juga berkeinginan
seperti itu...karena malesnya diriku ini mikir...hehe...yang pasti
buatku S2 udah cukup, andai lanjut lagi ya jalanin aja gimana yang
terbaik.....let it flow aja....tapi yang pasti pengen diusahakan
InsyaAllah aku sangat berharap punya suami yang bisa lulus S3 seperti
keinginan ayah yang selalu pengen anak atau mantunya nanti bisa meraih
pendidikan tertinggi...Aamiin...
Banyak
orang berpikir ngapain sekolah tinggi-tinggi? toh belum tentu
menghasilkan uang? kan kuliah ujung-ujungnya buat cari kerja. Nah itu
aku gak setuju banget. kenapa? karena tiap orang punya pilihan...tiap
orang punya keputusan dan jalan masing2 yang bisa ditempuh. Untuk orang
yang berpikir seperti itu...biasanya mereka seperti itu karena mereka
tidak mau ribet, maunya simpel, nggak mau banyak mikir, kemampuan otak
terbatas, atau kemampuan otak ada tapi pengen cepet kerja karena pengen
cepet kaya dan biasanya mereka cenderung berpikir pendek untuk masa
depannya. Dan aku termasuk ke dalam orang-orang yang cenderung berpikir
pendek, gak mau banyak mikir. Jadinya lebih banyak males buat lanjut
kuliah lagi. Tapi alangkah bodohnya pemikiran kita ini. Padahal jika
kita lebih memaknai hidup, tentunya kita tak akan dengan mudah men-judge
orang dengan pilihannya itu kemudian cenderung mengambil jalan pintas.
Salut sebenarnya dengan orang-orang yang gigih dan terus belajar, berani
sekolah tinggi menggunakan semua kemampuannya dan terus berharap
terbaik untuk masa depannya. Merekalah orang-orang optimis untuk masa
depannya dan bukan seorang pengambil jalan pintas dan berpikir pendek.
Lalu
apa yang bisa kita dapat dari sekolah? Jawabannya banyak. pertama kita
dapat ilmu banyak (akademik, agama).. masih banyak ilmu yang bisa kita
dapat karena ketika kita telah bersekolah lebih tinggi, pengetahuan dari
berbagai sumber dapat kita peroleh. Kedua kita dapat pengalaman. Tak
ada yang bisa mengganti atau membayar apa yang sudah kita jalani dan
raih. ketika kita bisa sekolah tinggi, pengalaman selama kita sekolah
tak akan ternilai harganya. Pembelajaran untuk diri kita meningkat dari
hari ke hari. Tak kita sadari memang dan tak kita tahu berubah menjadi
baik atau buruk tapi semua itu jadi input untuk pembentukan karakter
kita. Ketiga kita mendapatkan banyak korelasi. Korelasi berupa
persahabatan, kolega kerja nantinya ataupun pasangan untuk kita nanti.
Alangkah beruntungnya ketika kita mendapatkan pasangan yang sesuai
dengan pemikiran dan karakter pribadi kita.
Buat
aku yang notabennya seorang wanita...ada dua sisi pemikiran...pertama
aku sangat kagum wanita yang memiliki pendidikan tinggi misalnya S3
dengan karir puncaknya misalnya menjadi seorang direktur atau bahkan
menteri. Dengan melihat mereka aku salut bahkan aku pengen seperti
mereka.. Kedua aku lebih lebih bangga dengan wanita yang menanggalkan
titel atau karirnya kemudian dia mengabdi kepada suaminya, menjadi istri
yang solehah, menjadi ibu yang baik buat anak-anaknya. Ibu yang selalu
ada waktu untuk merawat, membesarkan, mendidik, dan mengajarkan banyak
ilmu kepada anak-anaknya. Dan dengan melihat mereka, aku menjadi sangat
terharu karena aku ingin bahagia seperti mereka. Wanita dengan banyak
aktivitas karirnya akan banyak kehilangan waktu dengan keluarganya
padahal kebersamaan bersama suami dan buah hatinya adalah kebahagiaan
terbesar untuk seorang wanita. Aku yakin bagi wanita yang berkarir
tinggi, jenuh pasti melanda mereka ketika bekerja, kangen anak ya
pastilah dan kedekatan dengan anak pun tidak dia dapatkan jika dia
terlalu sibuk dengan karirnya. Maka aku ingin ambil tengah-tengah,
mengurus suami-anak sambil bekerja. Gimana caranya? Tentu saja bisa
InsyaAllah...semua sudah dalam proses pemikiran.
Suatu
saat nanti pasti aku akan dihadapkan dengan problematika tersebut. Tapi
aku dulu sangat berbeda dengan aku yang sekarang. Dan kini aku sudah
temukan jawabannya. Begitu besar mimpiku dan aku ingin meraihnya. Satu
hal utama, bahwa aku adalah seorang wanita dan aku ingin menjadi yang
terbaik untuk suami dan anak-anakku nanti... Aamiin...

0 comments:
Post a Comment